Klub Belajar, Seni dan Multimedia
dengan nama resmi Videoge Arts and Society (2022) mulanya ide untuk penamaan sebuah saluran distribusi serial video mikro dokumenter yang berbasis di Labuan Bajo, Flores yang diinisiasi pada tahun 2016. Tiga tahun kemudian dan kini, kolektif Videoge lantas berkembang menjadi kelompok mandiri yang berfokus pada kesenian dan kewargaan lintas disiplin, media, dan pihak.
Dengan semangat ‘telusur-rekam-salur’, Videoge mendorong perkembangan dan kemajuan anggota dan tempat tinggalnya dengan basis praktik ulang-alik riset dan inovasi sekaligus alih wahana seni dan budaya dalam praktik kerja penelusuran, perekaman, dan penyaluran pengetahuan setempat yang dilesapkan dalam program, kegiatan, dan produk kreatif. Videoge bekerja secara kolektif dengan modal pertemanan dan metode pengorganisiran ‘Tim Orkes’ dan ‘Tim Gesit’ di setiap lapis kerjanya.
Program-programnya meliputi (1) Akademi Ulang-Alik, (2) Penelitian, Seni dan Inovasi, (3) Publikasi dan Penerbitan, (4) Kewirausahaan Komunitas, (5) Program Festival, (6) dan disertai dengan proyek dan kegiatan berkala berupa seni budaya anak muda dan peminatan wisata spesifik.
Pada tahun 2021 meluncurkan ruang kerja bersama berbasis komunitas bernama Bowokolong Space yang ditenagai oleh Videoge. Di tahun yang sama, ruang ini kemudian tercatat sebagai satu dari lima Lembaga Kebudayaan dan Creative Hub di Labuan Bajo dalam penelitian British Council bertajuk “Cultural Cities Profile East Asia”.
